We are not trying to be young again.
Kami sedang mencoba tetap hidup, tetap jujur, dan tetap menulis lagu — dengan tubuh dan ingatan yang sekarang.
Dimulai di sebuah ruangan kecil.
Kami sudah saling kenal jauh lebih lama dari sebagian besar perkawinan. Pernah main band, pernah berhenti, pernah pindah kota, pernah lupa.
Suatu malam, di ruangan kecil dengan amplifier tua, semua itu kembali — bukan untuk mengulang. Untuk melanjutkan.
Sebuah angka, sebuah frekuensi.
3094 bukan tahun. Bukan kode pos. Bukan singkatan. Ini frekuensi — titik di antara muda dan tua, di antara mulai dan selesai.
30 dan 94 — dua angka yang bertemu di tengah malam, di ruang latihan, di lagu yang belum kami selesaikan.
Mimpi tertunda
Tentang hal-hal yang kami simpan terlalu lama di laci.
Cinta dewasa
Cinta yang tidak lagi minta dibuktikan, hanya dirawat.
Persahabatan
Teman yang datang lagi setelah dua puluh tahun.
Kehilangan
Orang, ruang, dan versi diri kami sendiri.
Salah jalan
Belok yang salah, lagu yang benar.
Mulai lagi
Menyalakan ulang yang hampir padam.
Kami tidak menulis lagu tentang menjadi muda lagi.
Kami menulis lagu tentang tetap hidup setelah masa muda lewat.
Tentang mimpi yang tertunda, tubuh yang mulai melambat, teman yang kembali, cinta yang berubah bentuk, dan keberanian menyalakan lagi apa yang hampir padam.
Inilah 3094.
Soundtrack untuk babak kedua.
Personel pertama bertemu di sekolah.
Rekaman demo pertama di studio kecil Bandung.
Berhenti tanpa pamit. Hidup memanggil masing-masing.
Kumpul lagi untuk minum kopi. Tanpa rencana.
3094 mulai merekam Setengah Jalan.